Li-S, Teknologi Baterai Smartphone Mendatang Diprediksi Berkapasitas Lebih Besar - Andro-ID

Selasa, 14 Januari 2020

Li-S, Teknologi Baterai Smartphone Mendatang Diprediksi Berkapasitas Lebih Besar

Lithium-Sulfur Teknologi Baterai Smartphone

ANDRO-ID : Seperti yang kita ketahui bahwa baterai smartphone yang ada di pasaran saat ini menggunakan teknologi Li-Ion (Lithium Ion) dan Li-Po (Lithium Ion Polymer). Kedua type baterai ini memiliki kapasitas batas yang relatif besar hingga 6000mAh. Namun saat ini teknologi baterai untuk smartphone akan ditingkatkan dengan type Li-S (Lithium Sulfur).


Menurut Fast Company, penelitian yang dilakukan di Monash University Australia oleh para ahli telah menemukan teknologi baterai Lithium Sulfur baru - baru ini. Apa kelebihan dari teknologi baterai Li-S tersebut ?


Mereka mengklaim bahwa baterai dengan teknologi Lithium Sulfur atau Li-S mampu bertahan hingga lima hari berturut - turut sejak pengisian daya penuh. Serta kapasitas baterai jenis ini bisa lebih dari 6000 mAh.


Walaupun saat ini baterai Li-Ion dan Li-Po masih merajai jagat smartphone namun diprediksi Li-S akan segera menggantikannya. Beberapa ponsel yang memiliki ketahanan daya baterai terlama juga masih menggunakan teknologi Li-Ion dan Li-Po.


Alasan ini cukup masuk akal dimana teknologi Lithium Sulfur lebih mudah dalam proses pembuatannya dan kemampuannya dalam menyimpan daya memiliki kapasitas jauh lebih besar dibandingkan Li-Ion dan Li-Po. Dan dari segi biaya produksi, untuk pembuatan baterai jenis Lithium Sulfur juga jauh lebih murah dibandingkan Li-Ion.


Penelitian untuk jenis baterai ini masih berlanjut. Hal terpenting yang mereka uji adalah kemampuan stabilitas performa dan umur baterai. Dan tentunya mereka juga harus mendapatkan sertifikasi dan lisensi resmi sebelum baterai jenis Lithium Sulfur bisa diterima oleh pasar teknologi smartphone.


Saat ini dikabarkan beberapa pabrik Lithium di China dan Eropa sangat tertarik untuk mengembangkan teknologi Lithium Sulfur ini. Mereka percaya bahwa di masa depan kita membutuhkan baterai smartphone dengan kapasitas yang semakin besar seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat dari smartphone itu sendiri.


Para vendor terbesar di dunia seperti Samsung, Huawei, Apple, Xiaomi dan Oppo juga berharap bahwa pabrikan baterai Lithium mampu mengikuti kebutuhan pasar. Tentu vendor smartphone sangat bergantung pada Lithium dalam urusan komponen daya baterai.


Saat hasil pengujian jenis baterai ini telah selesai, bukan tidak mungkin untuk seri ponsel terbaru nantinya akan mendapatkan baterai dengan teknologi Lithium Sulfur. Pengujian baterai bukan semata - mata tentang kapasitas dan daya tahan yang lama, namun juga perlunya sertifikasi tingkat keamanan untuk penggunanya serta ramah lingkungan.


Cukup menarik, kita tunggu saja kapan baterai berteknologi Lithium Sulfur ini bisa kita nikmati pada smartphone.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda